TEMPO.CO, Palembang – PT Pupuk Sriwidjaja ( PT Pusri) Palembang menghentikan pengapalan pupuk amoniak ke luar negeri. Penghentian ekspor tersebut guna memaksimalkan produksi pupuk urea sebagai target utama perseroan. Selama ini PT Pusri dikenal sebagai salah satu pemasok kebutuhan amoniak end user di kawasan Asia Tenggara.

Zain Ismed, Sekretaris Perusahaan PT Pusri Palembang, mengungkapkan stok amoniak saat ini sangat dibutuhkan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk urea sehingga kepentingan perusahaan lebih diutamakan. »Sehingga produksi amoniak lebih difokuskan untuk membuat urea perseroan karena untuk mengejar target musim tanam,” katanya, Jumat, 20 September 2013.

Ia menambahkan, pada semester I tahun (Mei 2013), perseroan hanya merealisasikan ekspor urea ke Vietnam sebanyak 3.762 ton dengan harga jual diperkirakan US$ 500 per ton. Ekspor tahun ini tidak begitu besar karena pasokan dalam negeri sangat dibutuhkan bukan saja untuk memenuhi pabrik Pusri. Jika Petrokimia kekurangan bahan baku, perseroan akan menyuplai amoniak ke Petrokimia.

Zain menyebutkan, pada 2012 lalu, ekspor amoniak perseroan mencapai 7.791 ton, tahun 2011 sebanyak 22.693 ton, dan pada 2010 mencapai 47.935 ton. »Artinya, ekspor di tahun-tahun lalu cukup tinggi. Namun, karena fokus untuk kebutuhan sendiri, maka ekspor tahun ini hanya 3.762 ton,” katanya.

Dia menjelaskan, ekspor amoniak bisa dilakukan jika pasokan untuk bahan baku perseroan sudah mencukupi dan permintaan untuk produsen pupuk dalam negeri, seperti Petro, juga aman. Sementara untuk penjualan amoniak dalam negeri sendiri hingga Mei tahun ini mencapai 24.141 ton.

Untuk penyaluran pupuk urea bersubsidi hingga Agustus tahun ini sudah mencapai 789.841 ton. Pencapaian tersebut merupakan separuh dari target yang ditetapkan pemerintah sampai akhir tahun ini.

Area Manajer Pemasaran PT Pusri Palembang, Masriza Ali, mengatakan perusahaan mengemban kewajiban dari pemerintah untuk menyalurkan 1,37 juta ton urea bersubsidi sepanjang 2013. “Artinya, kami sudah mencapai 57 persen dari target,” katanya.

PARLIZA HENDRAWAN

Topik Terhangat:

Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Mobil Murah | Penembakan Polisi | Miss World | Info Haji

Berita Terpopuler:

Boediono: Jangan Hambat Orang Beli Mobil Murah

Soal Ruhut Sitompul, PPP: Mau Jadi Komisi Kucing?

Demokrat: Pernyataan Anas Sudutkan Demokrat

Kepala Dinas Bandung Wajib Punya Akun Twitter

Anggita Sari Bantah Menjebak Vanny

`Dicerca` Nikita Mirzani, Zaskia Gotik Menangis



YOUR COMMENT