TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Bina Sarana Transportasi Perkotaan Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono mengatakan industri otomotif tanah air harus mendukung penyediaan kendaraan umum untuk melengkapi sarana transportasi di Indonesia. Menurut dia, industri otomotif jangan hanya fokus pada produksi kendaraan pribadi.

»Kita harus punya industri otomotif yang mendukung penyelenggaraan, penyediaan sarana transportasi atau kendaraan umum di Indonesia. Jadi industri otomotif juga harus mendukung pembenahan sarana transportasi,” kata Djoko Sasono di Warung Daun, Jakarta,  Sabtu, 28 September 2013.

Djoko mencontohkan produksi bus, truk, dan beberapa jenis kendaraan lain yang bisa digunakan sebagai kendaraan umum. Adanya produksi kendaraan umum dari dalam negeri membuat Indonesia tak perlu mengimpor kendaraan umum dari luar negeri. Ia mencontohkan saat Indonesia membeli Zhong Tong dari Cina. Jika Indonesia sudah memproduksi sendiri, tak usah lagi membeli dari Cina. »Kita bisa menghemat devisa karena tidak usah impor,” katanya.

Djoko menilai jika produksi kendaraan umum dimulai dari sekarang, Indonesia bisa meriset dan mengembangkan produksi kendaraan umum untuk skala besar pada masa depan. Dengan begitu, menurut dia Indonesia akan untung. »Kita bisa mulai meneliti dan riset untuk pengembangan industri kendaraan umum,” katanya.

ANANDA TERESIA

Berita Terkait

Kementerian Dinilai Tak Sinkron Soal Mobil Murah

11 Media Online Keberatan Iklan Telkomsel

Tifatul: Operator Kebanyakan, Ini Tidak Sehat



YOUR COMMENT