TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Situasi perekonomian Indonesia yang sedang berturbulensi rupanya tak menyurutkan produk asing untuk berekspansi ke Indonesia.

Salah satunya adalah deLaCour, produsen jam tangan mewah asal Geneva, Swiss.

DeLaCour secara resmi membuka butik pertamanya di Jakarta, Kamis (5/9/2013). Butik ini tak hanya yang pertama di Indonesia saja, tetapi juga yang pertama di kawasan Asia.

Yanto Chou, Managing Director PT Eurobutik Bangun Indonesia, pemegang lisensi distributor deLaCour di Indonesia,  optimis produk deLaCour akan diterima baik di Indonesia walau nilai rupiah menguat terhadap dolar AS.

“Kami melihat Indonesia mempunyai pangsa yang sangat besar namun potensi itu belum dieskplor dengan baik.  deLaCour berbeda dari brand lainnya. Saya rasa, banyak sekali orang Indonesia menginginkan jam tangan yang berbeda, tak mau yang sama terus menerus. Saya rasa itu adalah potensi bisnis yang bisa dikembangkan,” ujar Yanto saat ditemui TRIBUNnews.com usai jumpa pers pembukaan butik deLaCour di Pho Bar, Fairground, Kamis (5/9/2013).

“Target kami adalah kalangan atas. Kami menilai perekonomian mereka tidak akan berpengaruh dengan situasi ini,” kata dia lagi.

Dibuat secara hand-made dan individually crafted di Geneva, Swiss, dalam jumlah yang terbatas, deLaCour memiliki ciri khas desain berbentuk elips dan chunky alias besar sehingga memberi tampilan sporty bagi pemakainya.

Jam tangan deLaCour juga  dilengkapi Bitourbillon yaitu  dua tourbillons yang menampilkan dua waktu berbeda.

Terdiri dari lima jenis utama yaitu Bichrono, City, Saqra, Promess, dan Leap, deLaCour juga dilengkapi 3D Optical dan jarum yang terbuat dari komponen organik seperti tabbaco dial atau kayu yang menjadi elemen jarum jam. deLaCour dibanderol mulai dari harga Rp 80 juta sampai Rp 300 juta.

“Kalau kami melihat brand jam tangan mewah di sini dijual secara retail. Kalau kami menjualnya di butik sendiri jadi terasa lebih eksklusif. Berbeda dari brand lainnya,” jelas dia.

Butik terbaru deLaCour berlokasi di Fairgrounds, Bengkel Night Park, SCBD. Menurut Yanto, lokasi tersebut sengaja dipilih karena ramai dikunjungi kalangan atas.

“Benyak restoran berkelas di sini, begitu pula showroom mobil dan motor kelas premium, seperti Ferrari, Lamborghini dan Ducati,” kata Yanto.

Supaya lebih dekat dengan target pasarnya, deLaCour akan menggandeng komunitas-komunitas mobil mewah.
Menurutnya, sebuah brand tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan sebuah komunitas.

Ditanya seberapa besar investasi untuk butik ini, Yanto enggan menjawab.

Rencananya, deLaCour akan membuka satu butik lagi di sebuah mal kelas atas tahun depan.

Baca Juga:

Brasil Dipermalukan Swiss

Kerusuhan Pecah di Swiss, 61 Orang Ditangkap



Jakarta (Antara) – PT Pertamina (Persero) meneken kontrak pasokan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan transportasi sebesar 29,65 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Penandatanganan kontrak dengan enam kontraktor penghasil gas tersebut dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis dengan disaksikan Menteri ESDM Jero Wacik.

Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Dirut Pertamina Karen Agustiawan.

Keenam kontraktor tersebut adalah PT Pertamina EP, PT PHE ONWJ, PT PHE WMO, PT Medco EP Indonesia, Santos (Madura Offshore) Pty Ltd, dan JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang.

Gas tersebut akan digunakan Pertamina memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah Jabodetabek sebesar 18,1 MMSCFD, Jatim 10,2 MMSCFD, dan Palembang 1,35 MMSCFD.

Karen mengatakan, Pertamina akan terus meningkatkan infrastruktur BBG sebagai upaya mengurangi subsidi BBM sekaligus polusi.

“Sampai akhir 2013, jumlah SPBG yang tersedia berjumlah 34 unit,” katanya.

SPBG berbentuk stasiun induk-anak, pipa, dan bergerak tersebut berlokasi di Jabodetabek 20 unit, Palembang lima, Surabaya lima, Banten satu, dan Balikpapan empat.

Jero Wacik mengatakan, pemerintah akan terus menyediakan gas bumi buat transportasi.

“Kalau perlu 100 atau hingga 200 MMSCFD, akan kami sediakan,” katanya.

Menurut dia, ketersediaan gas di Indonesia cukup melimpah dan lebih murah dibandingkan minyak.

“Memang konsumen di awal mesti beli `converter` yang harganya mahal, namun selanjutnya akan murah,” katanya.

Pemakaian gas juga akan mengurangi impor BBM sama halnya dengan bahan bakar nabati.

Sementara, Joko Widodo mengatakan pihaknya membutuhkan banyak SPBG bergerak untuk memudahkan pengisian bahan bakar.

“Dalam waktu dekat akan ada 1.000 bus transjakarta, 2.000 bus sedang, dan 3.000 bajaj yang semua pakai gas. Selain juga kendaraan dinas,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala SKK Migas J Widjonarko menambahkan, penandatanganan PJBG memberikan penerimaaan bagi negara dan kontraktor senilai 184,78 juta dolar AS.

Selain itu, pemakaian gas akan menghemat BBM hingga Rp7,8 triliun selama periode kontrak. (ar)



TRIBUNNEWS.COM , SURABAYA - Semakin ketatnya persaingan di industri semen nasional, memacu perusahaan produsen semen untuk terus berekspansi. Pembukaan pabrik baru diharapkan bisa memenuhi permintaan pasar yang diharapkan terus meningkat

PT Holcim Indonesia sebagai salah satu pemain industri semen di Indonesia juga telah siap mengoperasionalkan pabrik baru di Tuban Jatim. Ada dua pabrik yang siap beroperasi dalam waktu dekat.

GM Holcim Tuban, Sidik Darusulistyo mengatakan Pabrik Tuban I sudah disiapkan beroperasi bulan depan. Pada bulan Juli lalu persiapannya sudah 79 persen. “Kami sudah komisioning bulan Oktober mendatang dengan mendatangkan bahan setengah jadi dari pabrik Cirebon,” ujar Sidik, Kamis (5/9/2013).

Sementara itu Pabrik Tuban II diharapkan juga bisa segera beroperasi. Targetnya di kuarter kedua tahun 2015 pabrik kedua sudah bisa beroperasi.

Dari dua pabrik di Tuban ini Holcim akan mendpat tambahan kapasitas produksi sekitar  3,5 juta ton atau masing-masing pabrik berproduksi 1,7 juta ton. Sedangkan kapasitas produksi semen Holcim saat ini mencapai 9 juta ton per tahunnya.

Meski melakukan ekspansi, Holcim belum mematok target lebih dalam menggaet pasar. Produsen semen yang mulai menggunakan nama Holcim Indonesia di tahun 2006 ini lebih fokus mempertahankan market share mereka di pasar nasional. “Saat ini market share kami 14 persen sampai 15 persen dan di Jawa sekitar 21 persen, kami hanya mencoba mempertahankan market share itu saja, kami lebih menempatkan posisi sebagai premium brand,” terang Sidik.

Selain melakukan ekspansi dengan berinvestasi pabrik baru, Holcim juga mulai serius menggarap pasar Sumatera dan Kalimantan. Selama ini mereka lebih banyak memnuhi kebutuhan di Pulau Jawa.

Baca Juga:

Holcim Coba pertahankan Market Share di 15 persen

PT Holcim Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 4.48 Triliun



Jakarta (Antara) – Pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kebijakan pembelian kembali (buy back) saham yang dikeluarkan regulator bukan jaminan mutlak untuk membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) stabil.

“Tidak ada jaminan mutlak buy back untuk membuat indeks BEI stabil, penurunan indeks BEI juga bukan semata-semata kinerja emiten yang negatif,” ujar Deputi Komisioner OJK Pengawas Pasar Modal I, Robinson Simbolon di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan pihaknya akan tetap menjaga keseimbangan di pasar modal sehingga transaksi tetap berjalan meski jumlah saham beredar di pasar modal akan berkurang akibat kebijakan “buy back”.

“Kami akan menjaga keseimbangan pasar agar transaksi tetap berjalan dan pasar tidak `kering`,” ucapnya.

Terkait kinerja emiten, ia mengatakan kinerja emiten di dalam negeri sepanjang tahun ini relatif bagus, beberapa perusahaan terbuka yang telah mengumumkan kinerjanya cukup positif.

Meski demikian, ia mengakui emiten juga rentan terhadap kondisi gejolak ekonomi di dalam negeri maupun global.

“Misalnya China, kalau mereka tidak ada permintaan bahan produksi dari perusahaan di Indonesia maka akan berdampak juga,” kata dia.

Ia mengaharapkan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung dapat memberikan hasil yang positif terhadap situasi ekonomi dan keuangan global. “Mudah-mudahan G20 yang sedang berlangsung dapat positif,” katanya.

Deputi Komisioner OJK Bidang Pengawas Pasar Modal II, Noor Rachman menambahkan bahwa pihaknya telah menerima penyampaian rencana “buy back” dari beberapa emiten.

“Ada tujuh perusahaan dari beberapa sektor seperti properti dan otomotif untuk melaksanakan `buy back`,” katanya.

Namun sayangnya, dirinya belum mengungkapkan lebih rinci perusa-perusahaan yang akan melakukan `buy back`.

Sebelumnya, Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku sedang mempertimbang dan mencermati selera investor di pasar saham untuk melakukan pembelian saham kembali (buy back).

“Untuk melakukan `buy back` saham masih 50 berbanding 50 (50:50), kami cermati psikologis investor apakah positif atau negatif, kalau positif kemungkinan besar dilakukan,” kata Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin.

Ia mengemukakan pihaknya akan menghitung untung-rugi dalam pelaksanaan “buy back”. Secara teori, “buy back” dapat berdampak positif jika harga saham perseroan (BMRI) di bawah nilai buku (book value). (ar)



Bandung (Antara) – Ratusan buruh dari aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jawa Barat, menggelar aksi di depan Gedung Sate Bandung, dalam aksinya massa meminta agar nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2014 Provinsi Jawa Barat bisa diatas 50 persen UMK tahun 2013.

“Sebentar lagi akan ada UMK baru yakni UMK tahun 2014. Kita minta kepada Gubernur Jabar agar UMK 2014 diatas 50 persen,” kata Ketua DPW FSPMI Jawa Barat yang juga koordinator Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jabar Sabilar Rosyad, disela-sela aksinya.

Ia menuturkan, permintaan agar UMK 2014 diatas 50 persen tersebut sangat logis mengingat besarnya beban hidup yang harus ditanggung oleh buruh/pekerja setelah pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Binyak (BBM) bersubsidi.

“Kenapa kita ingatkan kepada Pak Gubernur agar UMK 2014 diatas 50 persen karena dampak kenaikan harga BBM itu berakibat pada turunnya daya beli kita sebesar 30 persen,” katanya.

Selain itu, kata Sabilar, selama ini buruh menilai tidak ada aksi nyata dari pemerintah terkait kebijakannya yang menaikkan harga BBM.

“Kenaikan BBM ini tidak ada action nyata dari pemerintah untuk memberikan bantuan terhadap kami,” katanya.

Pihaknya juga mengingatkan agar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberlakukan upah sektoral di seluruh kabupaten/kota sesuai Permenakertrans Nomor 01 Tahun 1999.

“Karena yang tahun 2013, itu hanya untuk wilayah tertentu saja, tidak semuanya. Jadi kita ingatkan agar tahun depan semuanya ada upah sektoral,” katanya.

Pihaknya menambahkan, buruh juga meminta agar DPRD dan Gubernur Jawa Barat mengawal Inpres tentang UMK.

“Inpres itu membatasi kenaikan UMK, dan itu kita menolak. Dengan adanya Inpres ini maka pemerintah membatasi kenaikan upah buruh 20 persen melalui Inpres tersebut,” kata dia.(rr)



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut penghentian sementara perdagangan efek (suspensi) terhadap saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO).

Pembukaan ini dilakukan setelah saham emiten batu bara ini sempat terbelenggu akibat suspensi pihak BEI selama tiga bulan lebih.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Riil BEI, I Gede Nyoman Yetna, menuturkan bahwa sejak di suspensi saham GTOB pada 23 Mei 2013 lalu, Manajemen GTBO telah memberikan beberapa penjelasan ke pihak BEI terkait keadaan perusahaannya saat ini.

“Pihak GTBO sudah menjelaskan keadaan perusahaannya saat ini. Dia juga telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan telah melaksanakan Public Expose Insidentil dan kami mencabut suspensi saham GTBO, dan saham GTBO siap diperdagangkan kembali di seluruh Pasar mulai sesi I perdagang efek pada Kamis(5/9/2013),” katanya, dalam pengumuman resminya di BEI, Rabu malam.

Seperti diketahui, sebelumnya saham GTBO ini di suspensi pada Kamis (23/5/2013). Suspensi saham GTBO ini lantaran adanya keputusan GTBO melakukan negosiasi ulang kontrak dengam Agracom Ltd.

“Negosiasi ulang ini termasuk pemasaran batu bara yang akan dijual oleh GTBO melalui Agracom, kami akan menyelesaikan permasalahan ini secepatnya,” kata Corporate Secretary Perseroan Rinaldi.
 
Kisah ini dimulai pada 14 Juni 2012, ketika pihak GTBO mengadakan perjanjian dengan Agrocom. GTBO memberikan hak pemasaran eksklusif kepada Agrocom sebesar 10 juta metrik ton batu bara. Nilai kontrak tersebut sebesar 250 juta dollar AS dan memiliki tiga tahap.

Tahap pertama, senilai 75 juta dollar AS. Lalu, tahap kedua dan ketiga masing-masing senilai 87,5 juta dollar AS. Akan tetapi, dalam perkembangannya pihak GTBO tidak pernah diminta untuk mengirim batu bara oleh Agrocom. Padahal GTBO telah siap mengirimkan batu bara kepada pihak yang telah ditunjuk Agrocom.

Namun kepada BEI pada 31 Mei 2013, perseroan menjelaskan kontrak tersebut batal, termasuk pengakuan penjualan hak pemasaran senilai Rp 711,5 miliar. Perseroan pun terjerat utang senilai pengakuan tersebut dan akan melakukan renegoisasi.

Baca Juga:

MNC 36 Ramaikan Pasar Modal Indonesia

BEI Akan Tuntaskan Aturan Free Float Tahun ini

Aksi Jual Saham Asing Momentum Investor Lokal Lalukan Aksi Beli



By Malathi Nayak | Reuters – 

By Malathi Nayak

SAN FRANCISCO (Reuters) - Retail stores in many markets have run out of Microsoft Corp's Xbox One consoles available for pre-orders, a senior company executive said, ahead of a major clash with Sony Corp's new lower-priced Playstation 4 this November.

Microsoft's first new gaming console in eight years will go on sale November 22 in 13 countries, Yusuf Mehdi, vice president of marketing, strategy and business for the Xbox, said in an interview.

That will put it one week behind the PlayStation 4 in the United States but ahead in many European countries where Sony's first new console in seven years is slated to go on sale on November 29.

The third-generation Xbox marks Microsoft's strongest push so far to dominate consumers' living rooms with an array of exclusive game and media content.

It has gone into full production and pre-orders have so far outpaced the available supply to retail stores in most markets.

"We have more pre-orders than any other Xbox console releases in history," Mehdi said, adding that the company would "enable some incremental, additional units for the day one release." He declined to give further details on the pre-orders.

The PlayStation 4, priced $100 (64.06 pounds) lower than the Xbox One at $399, had more than 1 million pre-orders worldwide, Sony said last month.

The U.S. company is sticking to November 22 for its U.S. launch date as it is the anniversary of the 2005 launch of the Xbox 360, which helped Microsoft take the lead in the then-thriving industry. The gaming hardware industry has since lost much ground to casual gaming on smartphones and other mobile devices.

In Europe, Microsoft has struck a partnership with Electronic Arts to bundle its "FIFA 14" title from its popular soccer game franchise for free with pre-ordered consoles.

Mehdi said an upgraded Kinect motion sensor, cloud-gaming services and a lift in the consoles processing power to 1.75 gigahertz from 1.6 gigahertz would differentiate the Xbox One from its rivals.

The 13 markets set for a November launch are Australia, Austria, Brazil, Canada, France, Germany, Ireland, Italy, Mexico, Spain, the United Kingdom, the United States and New Zealand.

The launch has been delayed in some markets until 2014 to work on customizing the user interface and translating software to native languages. These markets include Belgium, Denmark, Finland, Netherlands, Norway, Russia, Sweden, and Switzerland.

(Reporting by Malathi Nayak; Editing by Edwina Gibbs)

;;